AKU MALU SAMA REMBULAN


 

Aku berterimakasih kepada malam yang selalu menghadirkan rembulan

Aku berterimkasih kepada langit yang selalu menggelapkan dirinya untuk menghargai bulan

Aku berterimkasih kepada kegelapan yang selalu menimbulakn bulan untuk bersinar

Dan aku sedikit muak kepada siang yang selalu coba menghentikan terangnya rembulan


Ketika rembulan datang untuk menyinari

Semua makhluk bumi lirih dibawah sinarnya

Tanpa mengingat bahwa dirinya selalu sunyi

Bersinar ditengah malam tanpa bunyi


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu padanya yang selalu memberikan

Tanpa aku pinta sedikitpun 

Dalam memberikan sinar dikegelapan


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu pada semua tuntutanku padanya

Pada semua cemburuku padanya

Pada semua laranganku padanya


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu pada kemampuanku 

Yang selalu keras Bagai batu

Yang selalu meresahkannya tak menentu


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu pada ketegarannya

Yang selalu terus bersinar

Meskipun tanpa kabar


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu kepada keadaanya

Yang selalu terbuka dan bersinar

Yang selalu menumbuhkan bunga hingga mekar


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu kepada keindahannya

Yang selalu aku nodai dengan keluhku

Yang selalu aku bebani dengan perasaanku


Aku menyukiainya, tapi aku malu

Malu kepada ketegarannya

Yang selalu bersinar meskipun tanpa teman

Yang selalu muncul meskipun tanpa timbul


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu kepada perasaanku sendiri

Tentang sebuah rasa yang sudah tidak dimengerti

Tentang semua rasa yang sudah tidak bisa dianggap


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malau kepada Cahaya dan sinarnya

Yang selalu aku larang

Yang selalu aku pertanyakan


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu dengan kelebihannya

Yang selalu aku bebani dengan ketidakmampuanku

Yang selalu aku bebani dengan kebodohanku


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu dengan posisinya

Yang selalu aku hentakan dengan kerendahanku

Yang selalu aku teriakan dengan suaraku


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu dengan keindahan rupanya

Yang selalu aku bebani dengan kejelekanku

Yang selalu aku bebani dengan kerinduanku


Aku menyukainya, tapi aku malu

Malu dengan semua harapku yang tinggi

Yang selalu aku bebani dengan harapanku

Yang selalu aku bebani dengan keinginanku



---{MONZ}---

Ngamprah, 23 Februari 2025

Komentar