Gendang rasa hanya menjadi jelma gending rindu
Martir amarah hanya menjadi jelma mortal nafsu
Makna rasa hanya menjadi jelma magma diriku
Arah tekad hanya menjadi jelma pasrahku
Hidup seorang makhluk
Tidak akan pernah terpuruk
Hanya dengan gejolak rasa yang lapuk
Melainkan terlalu banyaknya hiruk-pikuk
Rinfu tidak akan pernah ada dalam kalbu
Kecuali ada rasa yang menggebu
Disetiap torehan waktu
Tentang keadaan “ya” atau “setuju”
Pergolakan asa
Yang terlibat angkuh dalam dada
Hanya bisa menimbulkan luka
Disetiap perdebatan ada atau tiada
Cita berkutat diotaku
Melainkan hati berdebu
Setiap relung-relung kasihku
Hanya berhampar sepercik aku
Kadang bersaksi dengan hati yang benci
Kadang mendengar dengan telinga yang tuli
Kadang melihat dengan mata teliti
Bahwa hidup haruslah tati
Semua berteka-teki
Dari mulai relung sampai hati
Tentang sebuah arti
Kemanakah jati diri
Semua menjadi semerbak haru
Tentang hina sebuah waktu
Untuk mencari diriku
Karena telah kehilangan aku
---{MONZ}---
Ngamprah, 25 februari 2025

Komentar
Posting Komentar