Wahai sang maha kasih
Yang selalu memberikan kisah
Dekapanmu sungguh aku rindukan
Disetiap hela nafas yang selalu ku hirupkan
Setiap sendi perjalanan Panjang
Tidaklah aku kau biarkan
Sayapnya selalu mengelus anganku dengan tenang
Disetiap kecepatan detak jantung yang dalam
Aku merindumu dengan Ikhlas
Tanpa jeda meskipun sesekali lepas
Kau selalu mengeluskan ampunan
Disetiap perjalanan panjangku
Setiap sya’ir yang menjadi syi’ar
Tak hentinya kau terus bergumam
Memperhatkanku dengan begitu tajam
Meskipun terlalu banyak yang kau perhatikan
Ingin sekali aku belajar dari Mu
Tentang sebuah keadilan dan kebenaran
Kau tidak pernah memilah kasih yang Kau berikan
Kepada setiap kisah-kisah kehidupan
Kau selalu saja Ikhlas memberi
Tanpa melihat modal sayang atau benci
Kau selalu Ikhlas memberi
Tanpa melihat mereka kukuh atau tidak dalam mengabdi
Aku rindu pada Mu
Tapi.... aku malu
Tanpa bermodalkan amal
Dan tanpa cukup dalam berbekal
Sentuhan demi sentuhan sukma Mu aku rasakan
Disetiap hentakan yang selalu mencoba untuk menyadarkan
Bahwa semua ni’mat yang Kau berikan
Tidak akan mampu aku syukurkan
Andaikan aku bisa membayangkan
Disetiap Langkah kaki siang dan malam
Aku berselimut syahdu dalam sujudku
Sambil ku peluk sukma Mu
----{MONZ}---
Ngamprah, 22 Februari 2025

Komentar
Posting Komentar