TERLALU PERCAYA DENGAN KATA


 Kata yang kau ucapkan 

Masih terngiang di ingatan

Bahwa kau benar-benartambatkan

Tapi akhirnya kau lupakan


Janji yang kau beri

Masih tertanam di sanubari

Bahwa kau benar-benar berjanji

Yang akhirnya kau ingkari


Jawaban yang kau berikan

Seolah buyar kau sampaikan

Bahwa kau sudah tidak ada hubungan

Yang akhirnya kau bohongkan


Tindakan yang kau ambil

Seolah tidak ada yang usil 

Bahwa kau ikut andil

Yang akhirnya semua berjalan labil


Senyumu yang merambat

Seolah akar pohon yang kuat

Bahwa kau benar-benar hebat

Yang pada akhirnya kau ralat


Rimbunan kata yang kau punya

Seolah tidak ada dusta

Bahwa kau benar-benar bercerita

Yang akhirnya berujung lara


Derasnya ombak

Tak mampu merombak

Karang yang kokoh dan tegak

Yang akhirnya hanyalah congkak


Hujatan hujan yang deras

Menusuk dinding hati yang keras

Menuntutku merangkak ke atas

Yang akhirnya hanyalah larut bagaikan kertas


Serangan angin yang begitu kencang

Menyapu kisah yang hamper using

Tidaklah lagi untuk berbincang

Yang akhirnya menelan pilu yang datang


Jeritanku bukan jeritan

Oecehanku bukan ocehan

Rintihanku bukan rintihan

Yang semua berakhir dengan kesedihan


Rasaku terlalu larut 

Mengerahkan ku untuk bertekuk lutut

Didalam dinamika yang kusut

Yang akhirnya aku malu untuk menuntut


Semuanya berakhir tanpa kata

Bermain imajinasiku dengan daya

Dengan suntuk kata dalam dada

Salahku terlalu percaya dengan kata



---{MONZ}---

Ngamprah, 23 februari 2025


Komentar