CINTA, CITA DAN RASA PERJUANGAN

 


Cinta cita rasa perjalanan hidup begitu panjang yang selama ini telah di lalui, kerikilpun makin lama makin bermunculan, tidak seindah apa yang kita harapkan bahkan tidak seindah cerita dongeng yang waktu kecil kita dengarkan disela-sela malam menjelang tidur. 

Jika dihitung perjalanan yang terasa panjang ini padhal baru hanya memakan waktu kurang lebih 33 Tahun, dibandingkan dengan gunung yang aku daki dan hamparan lautan yang aku saksikan belum seberapa, mereka sudah beberapa ribu tahun hadir di dunia ini, tak pernah kita mendengar bahwa mereka pernah mengeluh dengan semua yang mereka jalani, gunung tak pernah mengeluh dengan ketinggiannya yang curam bahkan lautanpun tidak pernah mengeluh dengan gemuruh ombak yang selalu menghantam karang dan bebatuan, mereka terus berbunyi mereka terus bersiul seolah tidak pernah merasakan luka dan kesakitan yang dialaminya.

Pada akhirnya kita menarik sebuah benang merah untuk menyimpulkan bahwa yang menjadi pemimpin dibumi ini adalah manusia, bahkan dulu ketika ditawari siapa yang sanggup menjadi pemimpin di bumi ini, makhluk yang pertama sanggup adalah kita sebagai manusia, bahkan ketika mengambil keputusan tersebut manusia tidak begitu memerlukan waktu yang panjang untuk menyatakan kesiapan tersebut.

Titikbalik dari kisah tersebut kita hanya bisa berkata "iya" ini harus kita jalankan apapun itu apapun yang terjadi, dengan harapan adanya titikbalik motivasi yang tinggi untuk melalui ini semua, untuk bagaimana "lelah" itu harus kita hanguskan harus kita binasakan dengan apa yang kita hadapi saat ini, berjuanglah sampai titik darah penghabisan, jika mendapatkan kemenangan maka jagalah kemenangan itu, jika kita kalah maka rumuskanlah kembali perjuangan yang pernah kita jalankan, kita harus sadar inilah hidup, yang senang biarlah menjadi pemanis yang pahit biarlah menjadi pupuk, ingat keberhasilan kita itu tidak akan pernah didapatkan hanya dengan serta Merta tapi banyak hal yang harus di singkirkan dan banyak hal yang harus kita hadirkan, semangat untuk para pejuang yang selama ini terus mengayuh kan kakinya untuk sebuah tujuan

Ngamprah, 11 Mei 2026
--{Monz}--

Komentar